Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah

Stadion Tri Dharma Petrokimia Gresik saksi bisu kejayaan sepakbola Gresik

Gambar
Stadion Tri Dharma Petrokimia Gresik adalah saksi bisu perjalanan per sepak bolaan Gresik. Dalam perjalanannya, Gresik mempunyai dua klub sepakbola yang cukup di kenal di kancah nasional. Yaitu Persegres dan Petrokimia Putra. PERSEGRES adalah klub perserikatan yang dulunya berada di bawah naungan PSSI Gresik. Sedangkan Petrokimia Putra adalah klub di bawah kepemilikan PT. Petrokimia Gresik. Kedua klub tersebut memiliki basis suporter masing - masing. Dimana dahulu Persegres lebih dominan mendapatkan dukungan dari warga Gresik ketimbang Petrokimia Putra. Bukan tanpa alasan karena Persegres dianggap lebih merupakan representasi dari persatuan sepak bola di Gresik. Sedangkan klub Petrokimia adalah milik BUMN yaitu pabrik pupuk PT. Petrokimia tbk. Yang dianggap hanya mewakili perusahaan. Pada mulanya kedua klub saaling bersaing di kancah kompetisi sepakbola nasional. Dan sempat terjadi derbi kota Gresik. Akan tetapi seiring waktu berjalan Persegres harus tereliminasi dari pe...

Gardu Suling Gresik “Versi Saya Sajalah”

Gambar
Gardu Suling Gresik , sebuah nama yang tidak asing dikota Gresik   tercinta ini. Banyak versi cerita sejarah tentang bangunan yang satu ini dan biarkan waktu yang akan menjawab kebenarannya seiring perkembangan jaman. Disini saya tidak ingin ikut berdebat tentang sejarah Gardu Suling yang sebenarnya akan tetapi saya ingin bercerita tentang apa yang saya ketahui tentang Gardu Suling Gresik Setahu Saya Sajalah. Langsung saja tanpa basa dan basi he he….. .

Sejarah Singkat Giri Kedaton Gresik

Gambar
    Para pemimpin tradisional dengan sistem nasional yang mengawasi masyarakat lokal. Ia sebenarnya berhubungan dengan pandangan para pemimpin tradisional terhadap kewenangan kekuasaan luar serta cara mereka memanfaatkan kekuasaan ini agar dapat menghindari pertentangan langsung sementara pada waktu yang sama, mengupayakan pelestarian kedudukan dan kepentingan mereka sendiri dalam masyarakat itu. Hal penting mengenai legitimasi peran mediator dan kenyataan bahwa setiap mediator dan perantara peradaban ini telah menggambarkan peran kepemimpinan dan otoritasnya dalam susunan sosio kultural yang berbeda dalam masyarakat.      Kedudukan mereka yang berhadapan dengan sistem nasional atau masyarakat lokal serta loyalitas yang hanya bertumpu untuk mengamankan kedudukan mereka menciptakan suatu perbedaan tidak hanya dalam bentuk hubungan dan interaksi antar kelompok saja, tetapi juga dalam bentuk dan proses perubahan sosial peradaban itu sendiri, bahkan keberhasilan u...

Sidayu Gresik

Gambar
      Kecamatan Sidayu hanyalah satu di antara 18 kecamatan di Kabupaten Gresik saat ini. Namun, kecamatan tersebut meninggalkan bukti-bukti sejarah kebesaran sebagai bekas sebuah Kadipaten. Jejak sejarah Kabupaten Gresik tertapak jelas di bekas Kadipaten Sedayu yang kini menjadi Kecamatan Sidayu . Berbagai peninggalan masih membekas sebagai ikon sebuah kadipaten di zaman penjajahan Belanda. Ada pintu gerbang dan pendapa keraton. Ada pula masjid dan alun-alun, telaga dan sumur sebagai sumber air Sedayu. Bangunan tersebut termasuk sebuah situs yang kini seperti onggokan bangunan tidak bermakna.

Situs Peradaban Islam sebelum Giri Kedaton

Gambar
         Pemimpin atau tokoh semacam Fatimah binti Maimun bin Hibatallah dan Syech Maulana Malik Ibrahim banyak meninggalkan nilai-nilai dan wujud benda. Berupa ilmu, ajaran, dan bentuk bangunan, yang perlu dipelajari kembali melalui ilmu sejarah. Karena daya nalar pemimpin tersebut sedikit lebih maju dibanding dengan masyarakat sekitarnya. Peninggalan tersebut diantaranya adalah : Batu nisan Fatimah binti Maimun yang saat ini telah tersimpan di museum Trowulan, Mojokerto. Merupakan sebuah bukti prasasti yang dapat di pelajari untuk dan oleh generasi ke generasi hingga munculnya penafsiran-penafsiran baru yang mendekati kebenaran, dari sejarah-sejarah manusia yang berbeda zaman tapi punya kesamaan pada tiap-tiap tingkah lakunya.

Sekilas Tentang Syech Maulana Malik Ibrahim

Gambar
        Berperan sebagai pedagang, menyebarkan Agama Islam sambil berdagang agar tidak terlalu kelihatan vulgar dan agar orang Gresik tidak menjadi kaget, menjadikan Syech Maulana Malik Ibrahim diberi wewenang sebagai “subandar ing Gersik” ( syahbandar di Gresik ), serta di perbolehkan menyebarkan Agama Islam kepada orang di Gresik yang bersedia masuk Islam. Seorang ulama’ pedagang, pejuang dalam proses penyesuaian bagi perkembangan peradaban Islam di pulau Jawa secara umum dan di Gresik secara khusus, perjuangan memang penuh dengan tantangan, hambatan, dan kesadaran waktu.

Sosok Fatimah binti Maimun bin Hibatallah

Gambar
         Seorang perempuan muslim. Datang ke pulau Jawa dan mendaratkan kapal dagangnya di desa Leran , sebelah barat kota Gresik , kalau sekarang masuk wilayah kecamatan Manyar. Di Leran di temukan situs berupa batu nisan yang merupakan bukti prasasti arkeologis, di batu nisan tersebut bertuliskan : - Bismillahirrahmanirrahim, kullu man - Alaiha Fanin wayabqa wajhu rabbika dzul jala - Li wal ikram. Hadza qabru syahidah - Fatimah binti maimun bin hibatallah tuwuffiyat - Fi yaumi al jum’ah….min rajab - Wa fii sanatin khomsatin wa tis’ina wa arba’i mi’ atin ila rahmati (sebagian orang membaca kata “ wa tis’ina “ dengan bacaan “ wa sab’ina “) - Allah…..shodaqallah al adzim wa rasulihi al karim. Artinya dalam bahasa Indonesia : - Dengan nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang setiap orang. - Adalah fana atau hancur, hanya wajah Allah sajalah yang kekal - Dia maha agung lagi maha mulia. Ini adalah kubur seorang pemimpin wanita - Fatimah binti Mai...

Arak – Arakan Pengantin Versi Kelurahan Kroman dan Lumpur Gresik

Gambar
         Arak – Arakan Pengantin sebuah istilah yang sering kita dengar di telinga kita karena hampir di setiap daerah memiliki cara sendiri untuk melakukannya. Kali ini esson pingin cerito salah satu tradisi arak – arakan yang ada di Gresik tepatnya di kelurahan Kroman dan Lumpur. Ngene Rek ceritone, di kelurahan Kroman dan Lumpur mempunyai tradisi arak – arakan manten  sing unik. Model arak – arakannya yaitu berisi penampilan pencak silat macan. Yang unik dari pencak silat ini adalah pemain pencak silat ini memakai topeng macan dan ada yang memakai topeng kera bahkan godoruwo. Tradisi ini merupakan budaya warisan leluhur yang berusia ratusan tahun. “Pertama kali dikenalkan dan dilestarikan Mbah Sindujoyo . Pada dasarnya tradisi pencak macan secara filosofisnya mempunyai arti sebagai pengingat tentang lika-liku serta konflik perjalanan yang akan dihadapi pasangan pengantin sebagai suami istri dalam menjalani bahterah rumah tangga.

MENITI PENINGGALAN KANJENG SUNAN GIRI DI GRESIK

Gambar
     Kemasyhuran Kanjeng Sunan Giri sebagai mubaligh di dalam menyiarkan agama Islam terkenal mulai dari rakyat biasa sampai menelusup ke pintu-pintu istana kerajaan Majapahit. Keberhasilan beliau di dalam mendirikan pesantren atau perguruan di Giri Gresik, sampai berdatanglah para murid dari Sulawesi, Kalimantan, Madura, Kangean, Nusa Tenggara, Halmahera, Nusa Tenggara dan pulan-pulau yang lain. Kalangan orang-orang atasan, sampai-sampai beliau mendapat tuduhan sebagai seorang feodal dan berkompromi dengan para petinggi kerajaan Majapahit, adalah karena usaha beliau untuk mendekati pihak kerajaan Majapahit agar strategi untuk mengembangkan agama Islam di Jawa berhasil. Kewibawaan beliau sangat dihormati di kalangan para wali, karena ilmu dan kepribadian yang beliau miliki. Keputusan musyawarah para wali beliau diangkat sebagai MUFTI, dan Pemimpin Agama Islam seluruh Jawa, maka pengaruh beliau sangat besar terhadap jalannya Da’wah saat itu.

Bupati Pertama Gresik

Gambar
     Awal sejarah dari pancer keturunan Sang Prabu Brawidjaya yang terakhir, sebagai raja yang memegang kekuasaan di Majapahit mempunyai putra Raden Arya Damar , dan dinobatkan sebagai Adipati di Palembang (Sumatera-Selatan). Beliau berputera Raden Kusen, setelah dewasa mengabdikan diri ke Majapahit dan diberi nama "Petjat Tanda", kemudian dinobatkan menjadi Adipati di wilayah "Terung", sehingga nama sering disebut "Pecat Tanda Terung" . Letaknya adalah daerah Krian-Sidoarjo, Jawa Timur. Adapun sisa-sisa sejarah dari bentuk bangunan yang tertinggal masih dapat dilihat. Raden Kusen wafat, digantikan oleh :

Sejarah Hari Jadi Kota Gresik

Gambar
        Napak tilas ini dimulai tahun 1474 M. Raden Muhammad Ainul Yakin yang selanjutnya lebih dikenal dengan Sunan Giri yang ditemani Syekh Koja dan Syekh Grigis sowan dulu ke Sunan Ampel untuk minta doa restu dan dukungan moral.Langkah awal yang ditempuh oleh Sunan Giri dalam napak tilas itu adalah ke arah utara Kota Grisse sampai ke Ujung Pangkah .        Pada 1400/1478 Sunan Giri mulai menjelajahi wilayah gunung. Beliau naik ke gunung wilayah timur selatan Grissee. Namun belum apa-apa tiba-tiba ibunya, Nyai Ageng Pinatih sakit keras dan akhirnya wafat. Gunung itu lalu diberi nama Gunung Wurung, karena Sunan Giri mengurungkan tirakatnya dalam proses mencari lahan di gunung tersebut.

Sejarah Nama Gresik

Gambar
       Nama Gresik untuk pertama kalinya dijumpai dalam prasasti karang bogem ( masuk kawasan Bungah, sekarang ). berangkat dari tahun 1308 Saka atau 1387 M. Prasasti ini dikeluarkan dimasa Raja Hayam Wuruk . Adapun kata Gresik pada prasasti tersebut tercantum pada baris keempat. Bunyi prasasti itu adalah : " Hanata kawulaningang saking Gresik warigaluh ahutang saketi rong laksa gnep sabisane rowang warigaluh luputata pangarah saking siddhayu kapangarahan po hiya saketi dalem galangan kawolo ing haturakna tahiya bacan bobot sewu sarahi atombak sesine."